Ulasan
Filosofi Teras vs buku self-help lainnya
Menurut kalian, kenapa Filosofi Teras berhasil padahal banyak buku self-help yang gagal? Saya pikir karena Henry Manampiring tidak hanya menerjemahkan tapi benar-benar mengcontextualkan Stoikisme untuk pembaca Indonesia.
Komentar
Masuk untuk berkomentar.
Belum ada komentar. Mulai percakapan!